Apa yang ada di pikiranmu ketika
mendengar kata “lebah”? Mungkin ngeri karena takut disengat atau mungkin kamu
memikirkan tentang berbagai manfaat si makhluk mungil ini bagi kebutuhan kita.
Yap, memang nggak salah lagi kalo bilang lebah ini punya banyak manfaat bagi
hidup kita sekalian, mulai dari madunya yang menyehatkan sampai profesinya yang
jadi “penghulu” bagi tanaman-tanaman di sekitar kita. Saking istimewanya,
sampai-sampai nama “lebah” diabadikan sebagai salah satu nama surat dalam Al
Qur’an, yak! Tidak lain tidak bukan adalah Surat An Nahl.
Itu tadi sekilas tentang lebah. Kali
ini kita enggak akan membahas tentang hewan lebah tapi kita akan membahas
tentang rumahnya. Emang ada apa sama rumah lebah? Apa kemarin habis jatuh dari
pohon mangga tetangga? Atau habis dilempar batu sama anak-anak kampung?
Sayangnya semua salah! Tahukah kamu kalo rumah lebah menyimpan berbagai hikmah
tersembunyi? Berikut beberapa keajaiban dari sarang lebah:
1.
Efektif
Kalo kita amati, sarang lebah terdiri dari banyak ruang yang
berbentuk Hexagonal alias segi enam. Para ahli matematika telah meneliti bahwa
bentuk ruang hexagonal adalah bentuk ruang yang efektif karena bentuk heksagonal yang simetris, jika digabungkan akan
menghasilkan kombinasi ruang guna yang sempurna, yaitu tidak menghasilkan
ruang-ruang sisa yang tak berguna, seperti jika ruang-ruang yang berpenampang
lingkaran atau segitiga.
2. Efisien
Diatas udah dijelasin kalo bentuk ruang hexagonal
itu efektif. Kemudian muncul pertanyaan berikutnya: “Bagaimana dengan bentuk
ruang segiempat?” Bukankah itu juga efektif?” Memang bentuk ruang segiempat
juga efektif, namun bentuk hexagonal ternyata lebih efisien. Kenapa? Para ahli
matematika telah melakukan penelitian bahwa keliling segienam akan lebih kecil
dibandingkan dengan keliling segilima maupun segiempat dengan luas yang sama.
Dengan jumlah keliling yang lebih pendek, maka bahan baku yang dibutuhkan untuk
membangunnya otomatis juga semakin sedikit.
3. Teratur
Yang menakjubkan berikutnya dari rumah lebah
adalah keteraturannya. Rumah si lebah memiliki keteraturan sudut yang sangat
akurat. Setiap rongga dibangun dengan kemiringan tiga belas derajat, dengan
bagian yang lebih rendah berada di dalam. Sudut-sudut ini selalu berulang
dengan tingkat akurasi yang sempurna. Dengan demikian, madu yang disimpan tidak
akan mengalir ke luar. Menakjubkan bukan? Padahal lebah nggak pernah
menggunakan busur buat membangun rumahnya apalagi kuliah di arsitektur atau
teknik sipil
Itu tadi beberapa
kejaiban dibalik rumahnya si mungil lebah. Sekali lagi Allah membuktikan kepada
kita betapa besar kuasaNya. Jadikan ini sebagai pemacu semangat kita untuk
terus belajar. Juga kalo lagi nganggur jangan bengong bin ngelamun aja, lebih
baik kita memperhatiin sekitar kita, betapa banyak ayat-ayat Allah yang
bertebaran di alam kita ini.
Dari berbagai sumber







0 komentar:
Posting Komentar